SUKABUMI - Demi mewujudkan ketenangan dan kenyamanan di tengah masyarakat, jajaran Polsek Cisolok Polres Sukabumi tak pernah lelah memperkuat penjagaan. Pada Kamis malam, tanggal 9 Oktober 2025, sebuah langkah proaktif diambil melalui kegiatan Operasi Kepolisian Terbatas (KRYD) yang berpadu dengan Patroli Biru. Langkah ini, saya rasa, sangat penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga kondusif, terutama di wilayah Cisolok yang memiliki dinamika tersendiri.
Rute patroli yang dipilih pun terbilang strategis, menyentuh titik-titik penting yang kerap menjadi pusat aktivitas warga. Dimulai dari Markas Komando (Mako) Polsek Cisolok, personel bergerak menyusuri jalan menuju perbatasan Jembatan Cimarinjung di Karangpapak, lalu melintasi wilayah Cikakak. Kawasan wisata Karanghawu yang dikenal ramai, serta denyut nadi ekonomi di Pasar Cisolok, tak luput dari pantauan. Perjalanan diakhiri dengan kembali ke Mako, menandakan komitmen penuh dalam menjaga setiap jengkal wilayah.
Dalam setiap langkah patroli, petugas tidak hanya sekadar hadir, namun juga menjalankan peran edukatif. Mereka secara langsung mendekati masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah pada larut malam. Tujuannya jelas, untuk memberikan imbauan agar tidak melakukan tindakan yang sekiranya berpotensi menimbulkan keresahan atau gangguan terhadap kamtibmas. Saya membayangkan betapa pentingnya sentuhan humanis ini, bukan sekadar perintah, tapi ajakan untuk bersama menciptakan lingkungan yang aman.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyosialisasikan program Gubernur Jawa Barat. Para petugas dengan sabar mengedukasi warga mengenai pentingnya membatasi aktivitas anak didik atau pelajar di luar rumah pada malam hari. Ini bukan hanya soal aturan, tapi lebih kepada kepedulian terhadap generasi penerus. Saya percaya, dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih sadar akan dampak positif dari program tersebut bagi masa depan anak-anak kita.

Sukabumi